5M untuk Merayakan Tahun Baru di Jepang

Tahun baru merupakan saat yang dinanti-nanti oleh banyak orang, dimana pada tahun yang baru banyak orang mengharapkan hal yang lebih baik dari pada tahun sebelumnya dan berusaha mencapai apa yang belum tercapai pada tahun sebelumnya. Jika berkunjung ke Jepang pada ahir tahun kita akan banyak melihat dekorasi Tahun Baru dipasang. Di antara dekorasi budaya yang mungkin akan ditemui adalah kagamimochi, dua kue mochi dari beras ketan yang ditumpuk dan di atasnya dihiasi dengan jeruk, kadomatsu, rangkaian bambu dan daun pinus yang diletakkan di pintu masuk, dan shimenawa, ornamen yang terbuat dari tali yang sering ditaruh di gerbang untuk mengusir roh-roh jahat.
5 M untuk Merayakan tahun baru di Jepang ini patut untuk di coba!

mus2302_03soba

Makan Soba pada saat tahun baru

Orang Jepang mempunyai tradisi memakan soba di malam tahun baru. Soba yang dimakan di malam tahun baru disebut toshikoshi-soba (soba melewatkan tahun). Di Jepang Soba disantap sebagai hidangan terakhir dalam suatu tahun. Hidangan ini mempunyai tujuan praktis sekaligus simbolis; yakni karena untuk mempersiapkan Tahun Baru sudah menghabiskan banyak waktu, maka hidangan sederhana berupa mi tipis yang terbuat dari buckwheat ini akan dapat membantu meringankan beban. Tampaknya, arti simbolis sebagian besar orang percaya bahwa mie yang panjang itu dapat memberi berkah umur panjang.

SONY DSC

Memukul lonceng saat tahun baru

Tradisi tahun baru di Jepang yg ini amat menarik. Ritual ini di Jepang dikenal dengan nama “joya no kane”, dan dilaksanakan di kuil-kuil Buddha di seluruh Jepang pada hari terakhir dalam suatu tahun. Genta kuil dipukul sebanyak 108 kali, yang melambangkan 108 godaan dunia seperti yang diajarkan dalam agama Buddha, dan dengan demikian tindakan tersebut merupakan cara untuk melepaskan diri kita dari dosa-dosa itu untuk mempersiapkan memasuki tahun baru sebagai pribadi yang bersih dan baru. Sejumlah kuil mengizinkan pengunjung untuk memukul genta setelah upacara selesai. Sejumlah orang percaya melakukan hal itu dapat memberikan keberuntungan.

th1

Mengunjungi Kuil

Saat awal tahun , kita akan melihat banyak sekali orang yang antri untuk memberikan persembahan kecil (lima yen dipercaya sebagai yang paling memberi keberuntungan) dan di dalam hati menyampaikan harapan pada tahun yang baru itu kepada dewa yang disucikan di sana. Karena suhu dapat saja cukup dingin, banyak kuil yang juga akan menyediakan “amazake” gratis, yakni minuman yang lembut dan manis terbuat dari fermentasi beras yang umumnya disajikan hangat-hangat.

th

Mengambil Omikuji

Omikuji adalah kertas ramalan yang menceritakan ramalan kita di masa yang akan datang, ramalan ini biasanya berupa keberuntungan, karir di masa yang akan datang, keluarga, kesehatan, waktu yang tepat untuk bepergian, dan sebagainya. Apabila memperoleh nasib kurang beruntung, sudah menjadi kebiasaan untuk mengikatnya pada tempat yang ditentukan di halaman kuil atau tempat suci dengan harapan untuk dapat menghindar dari ketidakberuntungan yang diramalkan itu.

10

Membeli Omamori

Omamori merupakan amulet/charm/jimat yang biasanya banyak terdapat di kuil-kuil di Jepang. Omamori yang berarti melindungi terdapat dalam berbagai jenis, misal omamori untuk keselamatan dijalan, percintaan, kesehatan, sekolah (lulus ujian), dan lain-lain. Bentuknya juga bermacam-macam, yang paling sering dijumpai adalah seperti amplop hias kecil (jangan dibuka karena akan mengurangi keampuhannya), tapi juga ada yang dalam bentuk anak panah untuk menumpas setan “hamaya”. Jangan sekali-kali membakar jimat, jampi-jampi, atau mantera. Apabila ingin  membuangnya, taruhlah di sebuah kuil untuk dibakar pada sebuah upacara resmi. (hanya kepercayaan)

5 M untuk Merayakan tahun baru di Jepang memang harus sobat coba! terutama omamori dan omikuji hihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s