Mencari dan Menyeleksi Makanan Halal – Haram di Jepang bagi Wisatawan Muslim

makanan halal di jepang

Hai, Yokoso minna san! Tinggal maupun berkunjung ke negeri orang tentunya akan menambah pengalaman serta wawasan kita, adat serta budaya yang berbeda tentunya membuat kita akan memiliki pemikiran yang lebih terbuka untuk memahami satu sama lain, bagi kita yang datang tentunya mau tidak mau akan belajar beradaptasi menyesuaikan lingkungan, maupun bahasa tak terkecuali ketika teman-teman sekalian pergi ke Jepang, meskipun masih satu di wilayah Asia tentunya Jepang memiliki tradisi yang berbeda, bagi shabat-sahabat muslim Jepang yang mayoritas penduduknya bukan beragama Islam tentunya akan sedikit menemukan makanan halal di Jepang, akan tetapi tidak usah khawatir lagi karena sekarang ada lembaga khusus yaitu halal japan yang bertugas memberikan sertifikat halal terhadap rumah makan ataupun makanan yang halal. Mengenai makanan halal kali ini Yokoso Jepang akan membahas sedikit mengenai produk konsumsi halal dan haram di Jepang. Tentunya bagi sahabat-sahabat muslim yang wisata ke jepang, mungkin agak sedikit takut untuk mencoba makanan jepang karena kita belum tahu mengenai halal atau haramnya. Nah bagi sahabat-sahabat muslim sekalian yang sedang merencanakan wisata ke jepang tentunya perlu dong untuk mengetahui sedikit banyak tentang makanan halal maupun haram. Di bahasan kali ini Yokoso Jepang akan membahas sedikit mengenai informasi mengenai halal – haram yang insyaallah dapat membantu sahabat-sahabat muslim sekalian yang akan pergi ke Jepang.

makanan jepang yang halal

Ada beberapa cara didalam memilih atau menyeleksi makanan untuk mencari makanan yang insyaallah aman dan halal di Jepang.

  1. Pilihlah restoran.

Tapi jangan asal masuk restoran, lihat di papan nama restoran tersebut, tertulis masakan daging (鳥肉 tori atau ayam, 豚肉 buta atau babi, 牛肉 gyuu atau sapi) atau tidak? Tertulis alkohol (酒 sake, アルコール alkohol, ビール beer) atau tidak?. Kalau tertulis itu, berarti jangan masuk. Karena restoran tersebut memang restoran yang menunya makanan artian haram, mungkin saja daging sapi dan ayam halal akan tetapi bumbu yag digunakan belum tentu halal, jika sahabat-sahabat muslim sekalian tidak tahan untuk makan daging, bisa menanyakan asal serta bahan yang digunakan dalam proses pembuatan, tidak usah malu karena menanyakan hal seperti ini adalah hal yang wajar, untuk daging ayam biasanya yang berasal dari Brazil karena digunakan untuk pasar Indonesia yang Insyaallah halal, sedangkan daging sapi berasal dari Australia yang dimana biasanya terdapat label halal dalam packingnya yang Insyaallah juga halal. Akan tetapi mengenai makanan seperti daging lebih afdol lagi jika sudah tertera label halal dari lembaga halal Jepang karena sudah dijamin makanan tersebut halal. Sedangkan solusi lainnya yang bisa dimakan dengan memasuki restoran うどん Udon atau そば soba. Cari papan restoran yang ada tulisan うどん dan そば tadi.  寿司 すし sushi, ini lebih mudah lagi, karena ikan mentah. Tapi tetap harus bertanya lebih lanjut. Bagi yang takut makan makanan Jepang yang diragukan halal atau tidaknya sahabat-sahabat muslim bisa makan di resoran India, Pakistan, Malaysia ataupun Indonesia.

  1. Carilah tempat duduk yang strategis,

Hal ini maksudnya, dekat dengan pelayannya. Tapi jika semua tempat dirasa bisa dekat dengan pelayan tidak apa-apa. Dekat dengan karyawan atau pelayan akan lebih enak karena bisa bertanya berulang kali tanpa memanggil.

  1. Menanyakan Makanan

 Kemudian, berikut ini pertanyaan yang biasanya digunakanr untuk menanyakan makanan tersebut halal atau tidak:

Contoh satu :

Sambil menunjuk menu yang ingin anda makan, bertanya seperti ini ini:

お肉入ってますか?oniku haittemasuka? Apakah makanan ini mengandung daging?

アルコール入ってますか?aruko-ru haittemasuka? Apakah manakan ini mengandung alkohol?

Dua pertanyaan tersebut adalah yang paling standar, bisa saja juga digabung:

お肉とアルコールは入ってますか?oniku to aruko-ru ha haittemasuka? Apakah manakan ini mengandung daging atau alkohol?

Jika pertanyaan model ini yang dipake, kemungkinan jawabannya adalah ”入ってます haittemasu (mengandung) atau 入ってない haittenai (tidak mengandung)”. Dengar baik-baik yang dikatakan pelayan tersebut, karena pastinya akan menjawab tidak langsung to the point, semisal ditambahi dengan kata maaf (ごめんなさいgomennasai atau もしあげないmosi agenai) atau kata lain, yang perlu dicermati adalah haittemasu atau haittenai tadi ada atau tidak.

Contoh dua :

Model 2 ini adalah kita minta pelayan untuk menunjukkan makanan yang tidak mengandung daging dan alkohol:

お肉とアルコールを入ってないメニューは教えてください。oniku to aruko-ru wo haittenai menu wo osiete kudasai. Tolong beritahu menu mana yang tidak mengandung daging dan alkohol.

Kemungkinan jawabannya adalah : これ kore yang artinya ini. Jika lebih dari satu menu, dia akan bilang これとこれ kore to kore, to artinya dan.

semisal: niku dame, aruko-ru dame. sambil menunjuk diri kita. Atau ditambahi dengan kata watashi (saya)–> watashi niku dame aruko-ru dame. Dengan begitu nanti pelayan bisa menujukkan menu mana yang tidak mengandung daging dan alkohol.

Cara diatas juga bisa dipakai ketika membeli oleh-oleh.

Note:

–> Panduan di tulisan ini hanya cara umum untuk bertanya, tidak bisa memastikan apakah makanan tersebut 100% halal. Karena kita tidak bisa mengecek sampai detail bahan makanan yang dipake, malesin juga kan. Maka dari itu pastikan masuk ke restoran yang memiliki label halal!

–> Pada tulisan ini hanya fokus apakah makanan tersebut mengandung daging dan alkohol atau tidak. Maklum, masakan di jepang banyak makanan yang memakai 酒 sake atau alkohol tradisional jepang, termasuk mirin atau minyak goreng yang mengandung sake.

Beberapa petunjuk:

  • Dalam snacks yang dijual di kombini (misalnya 7-11, Lawson, Family Mart), pada shortening-nya kadang kala tercantum ショートニング(パーム油、ヤシ油) yang menerangkan bahwa shortening-nya terbuat dari tumbuhan (minyak palem dan minyak kelapa sawit). Untuk kasus seperti ini makanan tersebut insya Allah boleh dimakan.
  • Ada dua macam lemak yang digunakan pada hampir semua jenis produk makanan di Jepang, yaitu (1) lemak nabati (植物性油脂) dan (2) lemak hewani (動物性油脂). Jika tertulis seperti no. (1), insya Allah bisa dimakan. Jika tertulis no. (2), bisa dipastikan haram. Namun, jika tertulis “lemak” saja (油脂), ini perlu diwaspadai dan ditanyakan ke customer service dari produk pangan tersebut.

Berikut adalah kanji yang insyaallah dapat membantu sahabat sekalian dalam meilih makanan ataupun minuman

Kanji Makanan Haram

No Kanji Katakana Hiragana Cara Baca Arti
1 豚肉 ぶたにく Buta Niku Daging babi
2 アルコール Arukoru Alkohol
3 味醂 みりん Mirin Mirin/Sake manis
4 ゼラチン Zerachin Gelatin
5 酒お酒日本酒 さけおさけ Sake Sake/Miras
6 ポーク Poku Pork/Daging babi
7 ビール Biiru Bir
8 動物油脂 どうぶつゆし Doubutsu Yushi Lemak Hewani

Kanji Makanan Halal

No Kanji Katakana Hiragana Cara Baca Arti
1 さかな Sakana ikan
2 たまご Tamago telur
3 野菜 やさい Yasai Sayur
4 ご飯 ごはん Gohan Nasi
5 牛乳 ぎゅうにゅ GyuuNyu Susu
6 果物 くだもの Kudamono Buah

Nah bagaimana sahabat muslim sekalian? Semoga bermanfaat ya! Kami melayani Tour ke Jepang untuk wisatawan muslim yang ingin mendapatkan service halal.

Semoga bermanfaat untuk minna san semua ya! Bagi kamu yang ingin update info tentang jepang, tiket murah dan berbagai macam info unik serta menarik lainnya bisa langsung ikuti IG atau Instagram kita di @yokosojepang atau gabung dengan kita di LINE

add friends yokoso jepangwhatsapp-image-2017-01-17-at-03-32-03

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s